Skoring Dosa Harian

Waktu kita di dunia dalam sehari terdiri dari : 24 Jam.

Untuk tidur (misal) : 6 Jam. Atau hitung sendiri jika lama waktu tidur anda berbeda.

Untuk Shalat 5 waktu : 3 Jam. Atau hitung sendiri jika lama waktu Ibadah anda berbeda.

Sisa Waktu : 15 Jam.

Baiklah, contoh tadi di atas sudah disebutkan kita memiliki waktu potensial sebanyak 15 jam dimana waktu tersebut dapat kita gunakan untuk kebaikan (pahala) ataupun kejelekan (dosa), bagi kita yang setuju, (harus setuju, si Sami’un aja setuju, Hehe. Kecuali anda memang merasa yakin suci dari dosa) maka kita mengambil asumsi setiap detik dari waktu yang 15 jam tersebut masuk ke ‘rekening’ tabungan dosa kita sebanyak 1 (satu) point dosa. Maka dalam sehari semalam tabungan dosa kita adalah sebanyak 15 jam x 3600 detik = 54.000 detik (point). Dalam sehari-semalam kita memiliki potensi tabungan dosa sebanyak 54.000 point, dalam sebulan (30 Hari) kita memiliki 1.620.000 point dan dalam Setahun (12 Bulan) tabungan dosa kita menjadi sebanyak 19.440.000 point. Karena kita sudah sepakat satuan terkecil adalah detik, maka sama dengan 19.440.000 detik.

Point selama 1 Tahun tersebut, tabungan dosa kita sebesar 19.440.000 detik atau setara dengan 5400 jam atau sama dengan 225 Hari atau sama dengan 7,5 Bulan. Jadi, jika kita tidak memiliki amalan yang mampu mengikis ataupun menutupi dosa harian tersebut, dalam masa satu tahun, kita akan merasakan ‘penderitaan’ dunia selama 7,5 Bulan. Entah itu berupa sakit, keserempet mobil, motor kita ada yang nyenggol, kecopetan, dimarahi atasan atau bos akibat komputer ngadat sementara laporan harus segera masuk, jualan yang merugi terus, anak sakit-sakitan, punya hutang ga lunas-lunas, malahan gali lobang tutup lobang (nutup lobangnya satu, yang digali malah makin banyak. Hehe ), kerja mati-matian pergi pagi pulang sore peras keringat banting tulang tapi kehidupan ya gitu-gitu saja bahkan kondisi ekonomi keluarga cenderung makin parah,  beban ekonomi yang semakin besar, cicilan mobil atau motor ga kebayar bahkan aset kita tersebut ditarik oleh leasing, pikiran kusut dan gampang marah-marah, ditambah badan sakit-sakitan, rezeki seret, hati yang gelisah dan labil (sering galau kalau kata anak jaman sekarang). Begitulah, Allah pasti akan cicil kesulitan demi kesulitan ataupun penderitaan demi penderitaan tersebut, selama tabungan dosa kita masih lebih berat dibandingkan tabungan amal kita. Itu baru di dunia lho, di Akhirat nanti tentu jauh lebih mengerikan!. Wallahu’alam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s